Stroke Non Hemoragik

12 04 2010

Menurut WHO, Stroke adalah manifestasi klinik dari gangguan fungsi serebral, baik fokal maupun menyeluruh (global), yang berlangsung dengan cepat, berlangsung lebih dari 24 jam, atau berakhir dengan maut, tanpa diketemukan penyebab lain selain daripada gangguan vaskular (1) Berdasarkan definisi ini, maka pasien dapat didiagnosa sebagai stroke karena pada kasus dapat dilihat dari anamnesa didapatkan keluhan utama pasien adalah  kelemahan lengan dan kaki sebelah kanan yang terjadi secara mendadak. Rasa lemah ini diperoleh sejak os mengalami serangan stroke yang pertama pada bulan agustus 2008. Selain itu os juga mengalami serangan stroke lagi setelah seminggu keluar dari rumah sakit akibat serangan stroke yang pertama. Pada saat serangan stroke yang pertama dan kedua os tidak mengeluh sakit kepala maupun muntah.

Dari segi klinis, GPDO (Gangguan Peredaran Darah Otak) dibagi atas:(1,2)

  1. Serangan Iskemia Sepintas (Transient Ischaemic Attack/TIA)
  2. Stroke Iskemik (Stroke Non Hemoragik)
  3. Stroke Hemoragik
  4. GPDO lainnya

Diagnosis banding stroke hemoragik (perdarahan) dan non hemoragik (iskemik) dapat dibedakan sebagai berikut (3) :

Gejala Perdarahan Iskemik
Permulaan Sangat akut Subakut
Waktu serangan Aktif Bangun pagi
Peringatan sebelumnya ++
Nyeri kepala ++
Muntah ++
Kejang-kejang ++
Kesadaran Menurun ++ +/-
Bradikardi +++ (hr I) + (hr IV)
Perdarahan di retina ++
Papil edema ++
Kaku kuduk, kernig, Brudzinski ++
Ptosis ++
Lokasi Subkortikal Kortikal/subkortikal

Klasifikasi stroke dalam jenis hemoragik dan non hemoragik memisahkan secara tegas kedua macam stroke itu, seolah dapat dibedakan berdasarkan manifestasi klinis masing-masing. Peningkatan intrakranial yang serentak mengiringi stroke hemoragik cenderung menghasilkan sakit kepala dan muntah-muntah beserta penurunan kesadaran.  Namun semua gejala inipun dapat dijumpai pada stroke non hemoragik. (3)

Stroke iskemik (Stroke Non Hemoragik) secara patogenitas dapat dibagi menjadi : (2,3)

  1. Stroke trombotik, yaitu stroke iskemik yang disebabkan oleh karena trombosis di arteri karotis interna secara langsung masuk ke arteri serebri media.
  2. Stroke embolik, yaitu stroke iskemik yang disebabkan oleh karena emboli yang pada umunya berasal dari jantung.

Strategi manajemen pada stroke mempunyai tujuan utama untuk memperbaiki keadaan penderita sehingga kesempatan hidupnya maksimum. Merupakan usaha terapeutik/medik terutama dalam fase akut hingga optimal. Terhadap penderita diukur bukan hanya status neurologisnya saja tetapi juga kemampuan fungsional yang dapat dicapai. Penatalaksanaan stroke non hemoragik dapat dibagi menjadi pengobatan umum berupa pembebasan jalan napas untuk menjamin kebutuhan oksigen, pengaturan tekanan darah agar tetap cukup tinggi untuk mengalirkan darah ke otak dan menjaga komposisi darah agar tetap untuk metabolisme otak, saluran kemih dan balans cairan harus diperhatikan, pengawasan kesadaran dan tanda peningkatan tekanan intrakranial serta memperhatikan fungsi saluran cerna yang meliputi fungsi defekasi dan nutrisi.(4)

Daftar Pustaka

1. Aliah, A ; Kuswara, F.F ; Limoa, R.A ; Wuysang, G. Gambaran Umum Tentang GPDO. Dalam Harsono: Kapita Selekta Neurologi. UGM Press, Yogyakarta. 2000, 81 – 101

2. Chandra, B. Stroke. Dalam : Neurologi Klinik. FK UNAIR, Surabaya. 1994, 28 – 46

3. Mardjono, Mahar dan Sidharta, Priguna. Mekanisme Gangguan Vaskular Susunan Saraf. Dalam : Neurologi Klinis Dasar. Dian Rakyat, Jakarta. 1994, 267 – 301

4. Widjaja,Linardi. Stroke Patofisiologi dan penatalaksanaa Lab/UPF Ilmu Penyakit Saraf  RSUD Dr. Soetomo. Surabaya: RSUD Dr. Soetomo, 1993; 11-16


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: