Pengalaman Nonton Film Ketika Cinta Bertasbih

23 06 2009

Ternyata ini pengalaman kedua penulis nonton midnight di bioskop. Ya itulah satu-satunya waktu yang tersisa dan kursi yang ada setelah titip sama adik yang katanya sudah ngatri berjam-jam untuk mendapatkan Tiket FIlm ini. Kabarnya penonton KCB ini sudah mencapai 1 Juta penonton lebih. Bahkan jumlah ini memungkinkan untuk terus bertambah seiring dengan makin meningkatnya animo penonton untuk menonton film ini.

Film ini berbeda dengan Film pendahulunya yaitu Ayat-ayat cinta yang sebenarnya setting tempat seharusnya di Mesir, namun hanya di Indonesia. Berbeda dengan KCB yang benar-benar mengambil tempat di Mesir. Bahkan untuk pemain benar-benar dilakukan audisi yang ketat untuk mendapatkan pemain yang memang memiliki karakter yang mirip dengan yang ada di Novel KCB. Film ini bekerja sama dengan Organisasi Perfilman di Mesir sehingga film ini diusahakan dapat menggambarkan isi cerita yang memang bertempat di Mesir.

Yang disayangkan adalah film ini dipotog menjadi dua bagian, padahal film ini sebenarnya sudah selesai secara keseluruhan. Menurut rencana bulan Agustus nanti akan dilanjutkan KCB episode terakhir. Film ini memiliki intisari bahwa Cinta itu merupakan hal yang sangat suci. Baik itu cinta kepada Allah SWT, Rasul-nya, keluarga, dan teman-teman. CInta bukan hanya sebatas ucapan belakan, tapi lebih kepada bagaimana orang tersebut memahaminya. Namun cinta itu tidak buta, tetap ada penunjuk jalannya yang benar yaitu Al-Qur`an dan Hadis. Sehingga semua perkara baik itu bukan hanya cinta, namun segala hal diatur dalam kedua petunjuk dalam Islam itu.

Film ini pun bakal di tayangkan berbagai negara, kurang lebih ada 10 negara yang setuju untuk ditayangkan. Sehingga Film ini memiliki kemungkinan untuk menjadi Box Office baik itu di negeri sendiri maupun di negara tetangga. Ada baiknya anda sudah membaca Novelnya terlebih dahulu, namun membacanya sudah jauh sebelum nonton. Agar tidak menggaggu pemahaman dan imajinasi tentang kisah yang ditayangkan di Filmnya.

Mungkin sekian dulu ulasan pengalaman dan kesan penulis pada film KCB ini. Sukses selalu untuk perfilmman Indonesia.


Aksi

Information

5 responses

23 06 2009
ezza vahlevi

i love kcb saya sangat berkesan dengan film ini….ditunggu kcb 2 udah gak sabar… tapi klu film kcb dipaksa dua novel jadi satu film pasti nya bakal banyak adegan yg akan dipotong… kn lebih baik dibagi dua seperti novel nya….

24 06 2009
Jiib

betul…setuju….tapi jadi makin penasaran nih…

28 06 2009
ezza vahlevi

iya sama dong bos…

27 09 2009
Pasang Iklan Gratis

Segala sesuatu pasti ada kelebihan dan kekurangannya, namun menurut hemat saya, film KCB ini yang sangat sarat nilai, paling tidak di tengah gempuran film-film bergenre horor dan lainnya. Film seperti ini, kalau menurut hemat saya, sangat bermanfaat dan bernilai bagi bangsa ini yang haus akan figur teladan khususnya dalam dunia perfilman.

memang sudah selayaknya, sebuah film dapat membawa pesan moral yang dapat membawa penontonnya ke arah kehidupan yang lebih baik. Walaupun mungkin bagi sebagian orang, alur ceritanya terkesan monoton. Namun, apapun penilaiannya mudah-mudahan perfilman di Indonesia semakin maju.
Pasang Iklan Gratis

14 06 2010
ryo

menurut gw KCB g terlalu bagus daripada ayat2 cinta,,..
soalna bru kali nih gw nntn d bioskop ada bersambung,,,
(http://rior06.student.ipb.ac.id)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: