Sketsa Korban Pembunuhan

20 01 2008

Saya sangat kagum setelah menonton acara di Discovery channel tentang bagaimana seorang pelukis ketika bekerja sama dengan ahli forensik untuk memecahkan suatu misteri pembunuhan di Amerika Serikat. Pada waktu itu diceritakan tentang terjadinya suatu pembunuhan dimana pembunuhan ini sudah lama sekali terjadi sampai-sampai pada korban sudah ditemukan hanya tinggal tulang belulang saja. Bisa dirasakan betapa mengharukan dan meneganggkannya setelah melihat situasi itu. Kasusnya mengenai pembunuhan seorang akak kepada adiknya yang baru diketahui setahun setelah kejadian.

Bagaimana kasus pembunuhan ini bisa tercium dan bisa dipecahkan???ini bermula dari laporang seorang laki-laki yang mengaku pacar korban. Laki-laki ini yang sebagai saksi mengaku sudah setahun ini kehilangan kontak dengan pacarnya tepat setelah ia mengantarkan pacarnya ke supermarket untuk membeli sayuran. Setalh dia kembali ke supermarket itu, ia tidak menemukan lagi pacarnya menunggu didepan supermarket. Pikiran lelaki pacar korban pertama kali adalah mungkin ia sudah pulang lebih dahulu ke rumahnya karena sudah terlalu lama menunggu. Namun setelah ia mengunjungi rumah pacarnya, keluarganya pun tidak mengetahui keberadaan anak perempuannya itu. Dan akhirnya sampai kejadian ia melaporkan mayat/ tubuh pacarnya tidak ditemukan. Kemudian ada laporan dari seseorang ditemukan sosok tulang belulang perempuan di sebuah hutan tidak jauh dari lokasi supermarket itu berada. Namun tidak ada identitas sama sekali pada tubuh korban itu.

Lalu Tim penyelidik kepolisian bekerjasama dengan seorang ahli sketsa dari suatu universitas ternama di Amerika Serikat untuk mencoba menyelidikinya. Kemudian polisi melakukan olah TKP dengan mengabadikan foto depan tengkorak korban. Lalu si ahli sketsa melakukan tugasnya. Dan setelah selesai dilakukan pemasangan iklan di televisi. Ternyata ada seorang laki-laki yang mengaku bahwa foto sketsa tentang korban pembunuhan yang ada di koran itu mirip dengan pacarnya yang hilang setahun yang lalu. Kemudian bersama tim kepolisian dilakukan penyidikan terhadap saksi-saksi yang terkait dengan dengan korban.

Setelah tidak berapa lama maka ditentukanlan satu tersangka pembunuhan itu yaitu kakaknya korban sendiri. Maka dari pengalaman itulah sekarang ini kepolisian di USA punya kemampuan untuk mengendus pembunuhan yang terjadi meskipun sudah sampai tidak ditemukan bukti di TKP namun ternyata dari hasil sketsa wajah, tidak harus sampai tes DNA untuk membuktikan identitas korban. ©Ajib 2008


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: