Dokter kaya gini pasti laku deh…..(10 years a head)….

5 11 2007

doctor_ajib_1.jpg

Apa yang ada bayangan anda tentang dokter 10 tahun ke depan….

Ya tepat seperti yang anda bayangkan. Kalau dalam bayanganku sih doktertu udah ngga jamannya lagi pake stetoskop, perkusi sana kemari, ketuk sana sini, pegang sana sini…

in my mind (cie…..) doctor should be higt tech. In doing his/her job, he or she using technology to cure people. SO intinya dokter ke depan bukan hanya ya seperti sekarang ini masih sering dianggap banyak ngelakuin mal praktek. Padahal dokter tuh udah berupaya semampunya loh untuk nyembuhin pasiennya (dengan nyawa sebagai taruhannya loh!!!).

Jadi 10 tahun ke depan ya mudah2an bisa tercapai jadi dokter, kalobisa sih ampe jadi spesialis. Pengennya Waktu pasien masuk tuh, udah langsung teranamnesa keadaan pasien baik itu fisik maupun psikisnya. Kan seperti kata dosen2 kita bahwa anamnesa itu menentukan hampir 90 % diagnosa yang tepat. So dengan begitu insyaallah ngga meleset lagi dah anamnesis si dokter. Mau tau gimana caranya. Begini…… Pertama saya membayangkan bahwa di pintu masuk pasien pertama ada suatu sensor. Sensor ini punya fungsi mendeteksi suhu tubuh pasien. Kemudian ada kamera otomatis (CCTV) yang bisa digunakan untuk merekam gerakan pasien dan kalau bisa sih ama suaranya sekalian. Rekamannya bisa berdurasi sekitar1-2 menit. Dengan melihat gerakan tubuh dan suaranya pasti kita bisa sedikit terbantu dengannya. Sehingga pasien nantinya akan tersugesti dengan kemampuan kita bisa mengamati keadaan kita. Padahal udah keliatan dari kamera dan sensor yanga ada di pintu masuk. Terus apa cuman itu????

ya tentu ngga dong, nanti saya akan menggunakan teknologi teranyar sekarang wireless (nirkabel) untuk membuat jaringan (networking) antara sensor, kamera, perawat sbg adminirtrator di depan ruangan dan saya sebagai dokter di ruangan. Sehingga dengan adanya jaringan yang baik, maka informasi dari sensor bisa dengan cepat diterima oleh si dokter.

Untuk tata letak design ruangan kalu bisa senyaman mungkin, ya mungkin saya perlu minta bantuan teman di arsitek untuk mendesign ruangan yang senyaman mungkin untuk pasien. Sehingga bagi keluarga yang mengantar serta pasien yang sakit akan mendapatkan pelayanan yang terbaik dari sistem kesehatan dokter praktek tersebut.

So at last but not the last for now, diharapkan adakritik dari teman2 sekalian bagaimana dokter itu 10 tahun ke depannya nanti. Sehingga diharapkan tidak ada lagi kalau bisa mal praktek di indonesia. Sehingga diharapkan nama dokter Indonesia bisa tercium harum ke seluruh pelosok dunia…Amien ya rabbal aalamnien….


Aksi

Information

3 responses

11 12 2007
bima utomo

setuju bro! mudah2an dokter indonesia udah mulai bisa di percaya sama masyarakat dibanding ke dukun , sinse atau apalah itu.. dan buat sarjana hukum, jangan langsung cepat menuntut dokter.. hargai profesi mereka yang tanpa pamrih.. ( gmana nggak,secara kita kuliah 7 tahun cuma buat nolong orang..) intinya “nobody is perfect” .

stay walk in the God’s way man..

God bless u..

25 12 2007
manusiasuper

Konsultasi lewat sms aja nanti mas, keren tuh:mrgreen:

Atau ntar operasi usus buntu lewat YM, walah…

BTW, itu high tech kali ya maskutnya? bukan higt tech *hobi nyari kesalahan orang🙂 *

28 12 2007
yee

amin..amin.. blogwalking

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: