FK UNLAM High Technology Generation

30 05 2007

Sejak Fakultas Kedokteran UNLAM berdiri sekitar tahun 1990-1991, pihak Fakultas sudah berupaya membenahi Fakultas menuju visi misi yaitu memberikan sumbangsih SDM di bidang kesehatan dengan lebih baik. Namun dahulu dokter hanya punya tujuan yaitu menjadi dokter tulen (cuman mengobati/terapi saja). Mereka belum punya keinginan yang lebih untuk membangun civitasnya sendiri berkembang lebih baik. Hanya beberapa lulusan saja yang terlihat punya semangat membangun kampus. Lalu bagaimana bisa suatu kampus menjadi berkembang jikalau alumninya tidak bisa berbuat lebih untuk almamaternya.

Walaupun dengan bertambahnya jurusan baru yang wacananya akan ada pada awal tahun ajaran baru mendatang, tapi bagaimana dengan fasilitasnya. Gedungnya untuk kuliah saja masih berebut. Apalagi bila dengan adanya tambahan jurusan baru, bisa dibayangkan betapa semrawutnya nanti perkuliahan di Fakultas Kedokteran.

Bila nantinya jumlah mahasiswa semakin tahun semakin bertambah, maka pelayanannya pun jelas akan semakin amburadul pula jika tidak ditopang dengan perbaikan khususnya pelayanan administrasi dan akademik.

Padahal di era teknologi yang sangat maju ini, seharusnya Fakultas Kedokteran bisa memanfaatkannya dengan lebih baik. Sebagai contoh di UGM sistem di sana sudah beralih ke sistem komputasi. Jadi jika ingin melihat nilai tinggal mengirim sms, sehingga tidak perlu repot datang ke kampus. Sedangkan untuk registrasi ulang mahasiswa dilakukan secara online sehingga bagi yang tinggalnya jauh bisa melakukan registrasi di daerahnya saat musim libur kuliah. Sistem perkuliahan yang full multimedia dan didukung teknologi LAN yang memudahkan komunikasi dan transfer data antar bagian di kampus. Bahkan fasilitas internet di gratiskan yang sangat memudahkan mahasiswa untuk mengakses informasi terbaru tentang dunia kedokteran.

Sudah seharusnya pihak Fakultas mulai membuka mata akan kenyataan yang ada terhadap perkembangan teknologi yang sedemikian pesat, yang jelas sangat diperlukan untuk pengembangan Fakultas ini di masa depan. Selain itu sebagai saran ada baiknya pihak fakultas memikirkan perlunya penambahan mata kuliah baru yaitu Teknologi Kedokteran. Yang mana mata kuliah ini memberi materi perkuliahan tentang perkembangan teknologi terbaru yang berhubungan dengan medis misalkan tentang belajar penggunaan alat seperti EKG, USG dll yang sangat minim diberikan pada saat perkuliahan baik itu saat perkuliahan Fisiologi maupun radiologi. Padahal jelas sekali alat itu sangat berguna saat menjadi dokter (Jiib2007).


Aksi

Information

6 responses

30 05 2007
Mr X

Setuju banget…
internetan mestinya gratis tuh…

2 06 2007
bakhrian

Setuju Jib… techology memang harus masuk ke dunia kampus… tapi semua itu harus didukung 2 komponen utama, yaitu dana yang melimpah dan komitmen dari pihak yang terlibat di dalamnya (stakeholder). Mudah-mudahan kita bisa segera seperti itu.

Untuk mata kuliah teknologi kedokteran, jujur saja kita masih terus berbenah… apalagi dengan kurikulum baru… tapi kita juga harus berpedoman pada kurikulum nasional, apa saja yang harus kita berikan kepada mahasiswa kedokteran untuk menjadi seorang dokter umum. Untuk EKG sepertinya kompetensi dokter umum baru ke tahap bisa membaca hasil EKG, bukan mengoperasikan. Kalau USG sepertinya juga masih seperti itu…. Ajib bisa lihat di KIPDI III.

3 06 2007
taqs

sepakat jib…herusnya memang kayak gitu..jangan sampe tatinggal..lapah manyasah…lebih baik mulai dari sekarang..tapi dengan catatn jangan sampai justru itu membebani mahasiswa..mahasiswa tetap di pandang sebagai peserta didik bukan konsumer pendidikan..jangan sampe tambah naik ntar bayaran kuliah..

19 07 2007
Jo Han Wa Hyu

sebelumnya …. ini hanyalah opini, jadi pihak tertentu jangan tersinggung. Setuju sekali dengan pendapat tersebut, karena unlam nampaknya kurang memiliki motivasi kearah tersebut walaupun sebenarnya kemungkinan kearah tersebut ada. Pihak yang mempunyai peran di fakultas tersebut nampaknya malah mengabaikan fakultas dan tidak ingin direpotkan oleh masalah pembangunan fakulktas [mungkin ada profesi lain]. salah satu kurangnya motivasi adalah tidak aktif mencari sponsor untuk fakultas ini. di lain pihak organisasi mahasiswa malah nampaj aktif mengadakan acara-acara yang melibatkan nama fk unlam dengan modal bekerja keras mencari sponsor. walaupun begitu apa yang dilakukan pihak fakultas ? Genteng saja sudah ditumbuhi lumut dan lama tidak dicat ulang. kebun tak terawat, padahal bisa saja fakultas menyewa tukang kebun untuk hal ini. walaupun sekarang ada kemajuan yaitu ruang kuliah [udah pake AC,] Dan yang paling vital adalah pertanyaan “idealkah kuliah apabila 1 orang pengajar/dosen memberikan kuliah pada mahasiswa dengan jumlah hampir mencapai 100 orang dalam satu ruangan ? padahal maunya mahasiswa aktif daripada dosen saat kuliah tapi apakah jumlah ini malahan tidak menciutkan individu yang ingin aktif. masalah ini nampak sepele tetapi apabila berhasil ditangani maka hasil yang dicapai mungkin tidak pernah terbayang bagi pendiri fk sendiri. solusi terbaik adalah menambah jumlah tim pengajar. petanyaan lagi, apakah pihak fakultas mau “merogoh saku” untuk hal ini. padahal salah satu dosen pernah menyinggung hal [tidak disebutkan]. komentar ini diberikan, siapa tahu yang punya kuasa liat wacana ini dan punya pikiran positif yang semoga belum terlambat.

25 11 2007
25 11 2007
yamapink

WAH MAAF2 salah masukin komen ke box nama. lol. maklum gini nih nasib org online pake hape. seandainya kt punya hotspot.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: